Saturday, September 20, 2014

Menyapa Kembali

Hai.

Hai, akhirnya aku menyapa kembali!
Cukup lama absen menulis di blog pibadi ini sesungguhnya sempat mengusik pikiran, beberapa kali. 

Rasanya seperti berhutang pada diri sendiri.

Dan sekarang di sinilah aku. Di kilometer sekian ruas Tol Cipularang Jakarta-Bandung, entah yang ke berapa pastinya karena terlalu gelap di luar sana... Kembali mengetikkan kata-kata, mencoba menuang rasa melalui alfabeta virtual yang terpapar di layar ponsel.

Terlalu banyak hal yang aku lewati selama beberapa bulan ke belakang.

Mulai dari menahan sakit setengah mati, hingga akhirnya merasa terlahir kembali...

Beberapa orang yang begitu berarti telah pergi. Mungkin tak akan pernah kembali. Hanya Tuhan yang tahu pasti, tapi kali ini aku tak akan menanti lagi. Apa lagi berlari. 

Tidak kah tahunan yang dikorbankan berujung kejenuhan?
Tidak kah berputar haluan tak menjawab pertanyaan?

Mungkin iya, mungkin tidak...

Tapi aku, akhirnya memilih berhenti.

Semuanya karena di titik ini aku merasa cukup. Dan ya, ternyata format paling sederhana dari bersyukur adalah merasa cukup.

Pelajaran yang baru aku temukan adalah tentang lingkaran kebahagiaan... Setelah menyaksikan bagaimana bahagia itu berputar-putar dalam kesederhanaan, seketika aku merasa berkecukupan.

Cukup. Sederhana. Itu saja.

Aku bahagia. Dan aku bisa tersenyum lega.

No comments:

Post a Comment