Sunday, February 3, 2013

Kara Murka

Kara adalah wanita berkaki jenjang, berbadan ramping, berambut hitam legam, cepak di bagian belakang namun berponi lurus di bagian depan.
Kulitnya coklat - mengkilat.
Ras-nya bias tak jelas.
Bentuk wajahnya lonjong dengan highlight pada alis lurus tegas dengan kedua ujung yang naik ke atas. Mata tajam seperti kucing hutan, tulang pipinya runcing.
Bibirnya tidak tipis tidak tebal, pas. Ya, ya... Setiap pria yang melihatnya akan berdecak, menelan ludah, dan berpikir ke arah sana: ingin menciumnya.

Secara fisik, Kara adalah image sempurna standar industri mode internasional: size zero, tinggi menjulang, dan penampilan menawan.


Tidak banyak usaha yang perlu dilakukan Kara. Ia tak rutin olahraga, makan pun seperti singa kelaparan. Dan Kara memang buas. Buas dalam makna sebenarnya.


Usianya sekitar 19. Pendidikan formal di fakultas hukum sudah tuntas dengan nilai A. Straight A. Itu pun dengan beasiswa penuh di Universitas peringkat satu dunia: Harvard.
Tanya ia soal apa saja, Kara mampu menjawabnya.
Ajak ia bicara dalam bahasa yang kau bisa: Arab, Perancis, Rusia, Cina, Jepang. Inggris? Jangan tanya, aksennya Oxford British.

Wajahnya sudah muncul di sampul berbagai majalah mode dan kecantikan - beratus-ratus edisi banyaknya. Kara berbaur dalam berbagai pesta megah bersama nama-nama besar di kota ini-itu, negara sana-sini, di lima benua yang ada di bumi.

Kara sungguh memesona sehingga yang orang-orang lupa bertanya...
Sejak kapan Kara ada?
Siapa dia sebenarnya?
Darimana dia berasal, tinggal dimana, siapa keluarganya?

Tapi siapa peduli?

Itu dia... Siapa peduli?

Kara mendapatkan segala.
Kecuali dua: kasih dan sayang.

Dan karena dua yang tak pernah dipunya,
Kara berencana untuk marah-marah pada suatu pergantian malam Kamis - Jumat.

Dan ketika Kara murka...
Ia akan menghancurkan dunia dengan caranya.
Sebuah ritus yang akan mengantar Kara pulang ke asalnya.
Semesta rasa tak bahagia. Benci dan amarah. Dendam mencekam.
Lahir dari kesedihan, Kara akan pulang membawa kepedihan.

Oh iya, aku lupa...
Siapa bilang Kara manusia?

Waspadalah.
Seluruh penghuni planet dengan luas permukaan 510 juta kilometer ini berada dalam bahaya.

Bulan ini atau tahun depan, semaunya...
Malam ini, Kara masih di sana... Di lantai dansa.

Dan kamu sedang duduk, menatapnya lekat sambil menganga.
Terpukau tanpa tahu rencananya.

Oke, kamu masuk perangkap!
Hahaha...

No comments:

Post a Comment