Friday, January 4, 2013

Nyata:Maya

Kita bicara lewat bahasa yang tak tertata.
Karena kita tidak pakai kata-kata.

Kita melihat tanpa buka mata.
Karena yang kita cari bukan warna.

Kita mendengar sambil tutup telinga.
Karena kita menangkap frekuensi berbeda.

Kita tak menyentuh untuk meraba.
Karena kita mampu merasa.

Tapi kita tak sama...
Aku nyata.
Kamu maya.

Kita cuma sama-sama punya jiwa.

No comments:

Post a Comment