Tuesday, December 18, 2012

Makhluk Suci

Aku dan kamu bertemu di dua benua,
lima negara,
era berbeda,
dengan rasa yang tetap sama.

Lhasa, Nara, Chiang Mai, Vienna, Barcelona.

Dan kamu sekarang berdiri di hadapanku.
Semeter, frontal - tanpa portal.
Di atas tanah basah - bekas hujan deras.

Tak sedikitpun lengan ini merengkuh.
Bukan angkuh...
Bukan.
Kita adalah 1/2 yang tidak digariskan jadi 1.
Jalan kita tak pernah sama.
Aku kiri. Kamu kanan.
Dan di titik ini. Persinggungan keenam kali dalam takdir kita.
Persimpangan Barat dan Timur.
Aku pergi hendak mencari. Kamu kembali untuk menyepi.

Dan hati ini diuji... Karena kamu makhluk suci.

Maka sekali lagi aku harus mati, tapi tidak bunuh diri.
Dan pada waktunya kamu pun mati sendiri.
Kemudian kita lihat nanti.
Satu - dua ribu tahun lagi.

No comments:

Post a Comment