Sunday, December 9, 2012

Bumi Manusia

Catatan ini bukan karya Pramoedya.
Tidak pula meninjau, atau sedikit pun terkait.

Teks ini mengenai kita,
serta cerita manusia, dan tempat kita berada: bumi.

*

Manusia: mana nu sia?
Tiada.

Kata "manusia" diciptakan untuk menyederhanakan kompleksitas semesta.
Satu sistem - virus yang menyerang logika, lumpuhkan memori hingga kita berhenti bertanya.

Lebih dari angka, lebih dari kata.
Batas waras dan gila itu bias.
Sementara kita, benar-benar sudah gila.
Sampai alpa menjaga data utama di kepala. 
Tentang apa... 
siapa
mengapa
dari mana
ke mana
kapan, dan...
bagaimana.

Manusia lupa segala.
Termasuk ihwal awal dan akhir yang bertautan.

Maka ingatkah saat Adam menginjakkan kaki di tanah ini?
Adam diturunkan.
Dan ini adalah hukuman.

*

Bumi bukan tempat kita.
Sungguh, kita bukan manusia.

Sebaiknya kita cari jalan pulang.

No comments:

Post a Comment