Tuesday, July 17, 2012

Mind Traveling

Percakapan random ternyata emang paling bener kalau dilakukan sama orang yang random juga. Surprisingly, it was exciting at the most random way.

Baiklah.. Selamat menyimak: catatan obrolan sore yang gue bawa dari tiga hari lalu..

*

Matahari di pantai barat Gili Air mulai meremang, gue pun memutuskan untuk bersantai di poolside yang ada di depan kamar (sekaligus kantor). Kebetulan suasana cukup mendukung -- kali itu nggak ada yang sedang berenang -- jadi gue juga gak berasa risih buat duduk-duduk. Eh pas baru selonjoran di atas bangku bambu, seorang guest dari Korea Selatan melipir ke arah gue. Rupanya dia baru balik diving.

"My girl is now hitting shower.. I'm a bit bored to wait.."
Nyemplunglah dia ke dalam kolam renang. Gue yang tadinya punya niat leyeh-leyeh doang mau gak mau harus ramah-tamah lah ya..

Maka obrolan pun dimulai dengan personal detail super standar yang disusul basa-basi semacam "udah berapa lama di Indonesia?", "dalam rangka apa?", dan lain-lain..

Jack Hong namanya. Berdasarkan pernyataan soal travel record yang telah dibuat, pria ini nampaknya berumur awal kepala 3. "My first journey without my parents was on 2002, I still 20 at that time. I went to India.."

Perbincangan mengalir dalam suasana yang menyenangkan tanpa terasa berlebihan. Sangat Asia. Dan dari situlah gue mengetahui bahwa ternyata udah cukup banyak negara yang pernah dikunjungi -- jumlahnya mencapai puluhan. Saat gue nanya kenapa bisa sampai sebanyak itu.. Dengan enteng dia menjawab bahwa traveling jadi obat buat mengatasi kebosanan yang sering menyerang.

Kemudian Jack berteori.. "We always need the changes in life.. Including ourselves. And there are two things that can change a person.. Traveling and reading.."

Traveling and reading. Well, interesting.

Gue kemudian minta penjelasan yang lebih detail soal statement dari Jack.. Baginya kegiatan bepergian memberi kesempatan seseorang untuk belajar, "You know, meeting lots of different people, cultures.. You will learn a lot from it, and be a new person." 

Gue setuju sih sama poin itu, tapi ada yang jelas gak pas buat kita-kita yang bangsa Indonesia. Spontan gue nimpalin. "But traveling is expensive, isn't it? I guess not many Indonesian able to travel  as much as you do.. Probably because of the cost. Well, I dunno.." endingnya gue curhat colongan deh.

"Yeah, I know that.. Traveling is expensive.. But lucky I'm working in an insurance company which the salary is the highest in South Korea.. But I've to work hard everyday - dealing with loads of boring things. That's why I need it to refresh my mind - my soul," Kata Jack ..

Hmm, ngerti gue sekarang.. Ini orang sih emang banyak aja duitnya. Satu hipotesis soal traveling terbukti benar: uang berbanding lurus dengan jarak. Maksudnya makin tebel duit di kantong lo makin jauh dah tuh lo bisa pergi. Haha..

"And reading..." Kecepatan ucapan jack melambat. Seperti sedang berusaha merangkai kata yang pas.

Di titik itu secara tiba-tiba ada rasa ingin bicara.. Akhirnya gue memotong.

"Because reading will let your mind do the travel."

"Wow. I never thought 'bout it before. But I think you're right,"
Jack tersenyum lebar, memamerkan barisan giginya yang rapi. Matanya makin sipit.

Ya iya lah bener.. Anda sedang bersama ahlinya Bung Jack! Orang kerjaan gue baca-baca brosur paket liburan. Badan gue-nya sih ya di sini aja.. Otak gue tuh udah nyampe ke New York! Hahaha..

No comments:

Post a Comment